Kamis, 01 September 2016

Aturan Berhubungan Intim Setelah Melahirkan




Kapan pasangan suami istri bisa berhubungan intim lagi? Ini adalah pertanyaan umum pasangan yang baru saja memiliki si Kecil. Yang dimaksud di sini adalah, kapankah saat yang aman untuk berhubungan seks setelah istri melahirkan.

Jawabannya adalah, Istri dan Suami harus menunggu setelah pendarahan pasca melahirkan selesai atau sekitar tiga minggu setelah bersalin. Pasalnya, dalam masa tiga minggu itu, luka di rahim akibat keluarnya plasenta sedang mengalami proses penyembuhan. Jika Pasangan Suami Istri berhubungan seks sebelum luka itu sembuh maka Istri akan berisiko terkena infeksi.

Namun, tidak semua orang langsung berhubungan tiga minggu setelah melahirkan. Ada yang menunggu sampai empat minggu hingga enam minggu, sampai pihak istri merasa siap. Ada juga yang menunggu lebih lama, terutama jika istri mengalami proses episiotomi saat proses persalinan. 

Episiotomi adalah pengguntingan kulit dan otot antara vagina dan anus untuk memperlebar jalan lahir. Tapi kebanyakan pasangan sudah aktif melakukan hubungan intim sebelum tiga bulan pasca-melahirkan.

Saat berhubungan, istri dan suami sebaiknya mempertimbangkan penggunaan alat kontrasepsi. Meski istri sedang menyusui dan periode menstruasi belum kembali normal, tapi kemungkinan untuk tetap hamil tetap ada.

Bagaimana jika Istri belum siap dan Suami sudah ingin bermesraan?

Istri harus mengomunikasikan rasa takut dan khawatir Istri kepada Suami sehingga Suami bisa memahami. Ada alternatif lain selain penetrasi yang bisa Istri dan Suami lakukan, seperti berciuman dan bersentuhan untuk saling merasa dekat satu sama lain.

Adalah wajar jika Istri tidak ingin langsung bermesraan setelah punya si Kecil. Selain mungkin masih merasa sakit dan tidak siap, perubahan aktivitas harian juga kerap membuat lelah. Menjaga si Kecil baru lahir, yang menuntut untuk disusui setiap tiga jam dan dibersihkan serta ditimang-timang, bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh siapapun.

Jika akhirnya hubungan seks dilakukan, pada saat sebenarnya istri belum siap, jangan terkejut jika rasanya berbeda dengan saat ketika belum punya si Kecil. Ini karena mental istri belum siap dan mungkin istri terlalu lelah. Jika istri menyusui, hormon prolaktin akan diproduksi dengan deras dan ini juga bisa menyebabkan turunnya hasrat seksual.

Belum lagi masalah depresi akibat melonjaknya hormon estrogen pasca melahirkan. Depresi juga menyebabkan hasrat seks menurun drastis.

Namun, semua itu akan berlalu sejalan waktu. Luka akibat episiotomi, rasa sakit di bekas jahitan, dan depresi akan hilang dan kadar hormon akan kembali normal. Bersabar, itulah yang harus dilakukan oleh istri dan suami.

Bagaimana jika Mama melahirkan secara Caesar, apakah rasa sakitnya akan lebih lama?

Memang ada beberapa mengeluh bahwa sakit yang dirasakan saat berhubungan seks setelah melahirkan secara Caesar, dua kali lebih sakit dan lebih lama. Artinya, istri dan suami perlu lebih bersabar dan lebih berhati-hati. Tunggulah sampai luka jahitan benar-benar kering.

JIka luka nampak sudah sembuh tapi masih terasa sensitif, istri dan suami bisa mencoba untuk menemukan posisi yang tidak memberikan tekanan pada bekas luka. Dimulai dengan pemanasan untuk membantu istri rileks dan untuk mengurangi rasa takut.

Jika istri cemas, perut istri akan tegang di sekitar bekas luka dan inii akan meningkatkan rasa tidak nyaman. istri bisa menempatkan bantal kecil yang lembut antara perut istri dan suami untuk melindungi bekas luka. Atau istri bisa memposisikan diri di atas supaya tidak terjadi gesekan yang membuat luka bertambah nyeri.


1. Selalu mulai dengan pemanasan dan bercanda supaya Mama dan Papa rileks dan tidak cemas.

2. Lakukan pelan-pelan. Nikmati tubuh masing-masing tanpa berharap penetrasi penuh.

3. Pertimbangkan penggunaan minyak pelumas khusus untuk mengurangi risiko luka pada vagina Mama saat terjadi penetrasi.

4. Jika ada rasa tidak nyaman, mintalah Papa untuk berhenti sejenak dan menyentuh atau mencium Mama pelan-pelan. Jika Mama sudah mulai 'on' lagi dan siap, hubungan bisa dilanjutkan kembali.

5. Paling penting adalah komunikasi yang baik dan saling mengerti. Seks pertama pasca-melahirkan adalah sesuatu yang baru buat Mama, juga buat Papa. Saling mengerti dan mengalah akan membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah.


SEMOGA BERMANFAAT! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar